11 Cara Mengendalikan Emosi yang Berlebihan
Mengendalikan Emosi
merupakan ekpresi diri terhadap suatu hal
yang menyentuh emotif manusia. Emosi bukan berarti buruk, namun secara
umum pada sekarang ini kita sudah
terjebak pada asosiasi bahwa emosi itu hal buruk.
![]() |
| 11 Cara Mengendalikan Emosi yang Berlebihan |
Namun pada kadar over, emosi menjadi tidak tepat karena sesungguhnya ketika emosi, emosi akan menguasai pikiran kita secara berlebihan, kesadaran kita dipimpin oleh emosi. Maka dari itu, kecerdasan emosional perlu dipahami oleh manusia terutama bagi orang dewasa.
Emosi yang berlebihan akan membuat suasana
hari-hari kamu tidak bersemangat. Relasi komunikasi kamu dengan dengan orang
lain di sekitar juga menjadi tidak baik. Hal seperti ini yang membuat kamu
harus menahan emosi agar tidak membabi buta dan mengakibatkan kerugian.
Bagaimana cara
mengendalikan emosi? Berikut penjelasannya:
1. Mencoba Diam dan Menenangkan Pikiran
Mencoba untuk diam dalam kondisi emosi merupakan salah satu cara yang tepat
dalam upaya mengendalikan emosi diri.
Ketika kamu merasa marah, sebenarnya kamu sudah
mengesampingkan pikiran untuk mengkaji ulang apa yang menjadi faktor emosi. Pada
tahap itu, hal yang perlu kamu lakukan adalah diam, dan coba kalian pikirkan
ulang ketika kalian mengetahui diri kalian akan mengungkapkan emosi.
![]() |
| 11 Cara Mengendalikan Emosi yang Berlebihan |
Salah satu produk
emosi yang pertama kali ditampakkan adalah perkataan dalam bentuk umpatan. Jika
kalian tidak mewanti-wanti dan menanggulangi hal itu maka perkataan-perkataan
tersebut dapat memperparah keadaan karena emosi menjadi lebih meledak.
Jalur positifnya, lebih
baik jika kamu diam dan memberikan waktu sejenak untuk mengatasi emosi pada
diri sendiri.
2. Buang Pikiran Buruk
Ketika kalian sedang dihantam masalah yang begitu
rumit, pada sesungguhnya otak kita akan bekerja lebih keras untuk mencari jalan
keluar atau penyelesaian masalah. di lain sisi otak kita kita juga membaca
hal-hal buruk yang bisa terjadi lagi dan menambah beban masalah apabila masalah
utama itu tidak diselesaikan.
Latar belakang pikiran yang seperti itu akan
semakin menekan keluarnya luapan emosi. Salah satu cara yang bisa kita lakukan
adalah dengan cara menghalangi pikiran untuk memikirkan hal-hal buruk.
Bagaimana caranya?
Ini adalah cara efektif dalam melawan pikiran yang
negatif, produksilah pikiran positif 3 x lebih banyak daripada pikiran negatif
itu, maka yang terjadi pada pikiranmu akan dikuasai oleh pikiran positif.
Dengan pikiran
positif menguasai pikiran kita, maka kita akan bersikap lebih rileks dan mampu
berpikir seacara terstruktur dalam menanggapi suatu permasalahan.
3. Berusaha
Memberikan Emosi Positif
Emosi positif itu yang bagaimana? ini merupakan
emosi yang menggambarkan ekpresi yang searah dengan suatu permasalahan. Pada
dasarnya, hal ini memiliki tujuan untuk meluluhkan gairah emosi negatif kita.
Permaslahan primernya, ketika emosi positif bisa
dibentuk dalam upaya mengalihkan emosi negatif maka kadar emosi negatif pada
diri kita akan berkurang drastis meskipun itu sebenarnya hanya setingan emosi
kita.
4. Menenangkan Diri
Jika emosi terjadi, kamu harus mencoba untuk berpikir
tenang agar dapat berpikir secara logis serta mencari solusi yang tepat untuk
mengatasi masalah yang ada. Kamu dapat menarik napas dalam-dalam, dan
menghitung mundur perlahan untuk menurunkan emosi. Cobalah untuk mengalihkan
pikiran agar dapat membuat kamu lebih rileks.
5. Cobalah untuk Berlapang Dada
Selebar lapangan bolakah? tentu saja lebih dari
itu
Berlapang dada dapat menjadi cara mengendalikan emosi yang harus kamu lalukan.
Seberat atau sesulit apapun masalah, kamu harus
bisa bangkit untuk membuktikan bahwa kamu baik-baik saja. Kamu harus berlapang
dada bawah dengan masalah ini ada hal yang mungkin akan berubah ke depannya.
6. Mencoba untuk Mengalah
Cara mengendalikan emosi terhadap pasangan dapat dengan cara mengalah. Emosi
yang terjadi dapat disebabkan karena karena ego dari kedua belah pihak. Sebagai
seorang lelaki, kamu juga bisa mengendalikan emosi wanita dengan mencoba untuk
lebih mengalah. Mengalah dapat membuat kamu mencari jalan keluar permasalahan
yang sedang terjadi.
7. Cobalah untuk Tersenyum
Tersenyum dapat membantu untuk memengaruhi emosi yang meningkat. Tersenyum pada
saat emosi memang terasa janggal, namun otak akan merespon dan menyesuaikan
emosi. Hal ini dapat kamu lakukan untuk cara mengendalikan emosi pada anak agar
tidak terjadi tindakan yang berlebih.
8. Ceritakan Masalah Pada Orang Terpercaya
Cara untuk menahan emosi juga dapat kamu lakukan dengan menceritakan masalah
pada orang terdekatmu. Meski tidak mendapatkan solusinya, setidaknya beban yang
ditanggung akan terasa lebih ringan. Bahkan jika diperlukan, kamu juga bisa
menggunakan jasa psikiater untuk membantu memberikan solusi atau pun terapi
dari sisi yang lebih profesional.
9. Introspeksi Diri
Setiap permasalahan haruslah melakukan introspeksi diri. Cobalah untuk meninjau
kembali permasalahan yang telah kamu alami. Jangan takut untuk mengakui
kesalahan jika memang kamu menyadari kesalahan tersebut terjadi karenamu.
10. Berolahraga
Berolahraga merupakan salah satu cara yang mengasyikkan untuk menahan emosi.
Kamu dapat membuat badan kamu lebih sehat dan membuat kamu lebih rileks.
Olahraga dapat membuat saraf yang tadinya tegang menjadi lentur.
11. Membaca
Membaca dapat menjadi solusi untuk menahan emosi yang sedang meluap-luap.
Mengalihkan pikiran sangat membantu untuk meredakan emosi. Bacalah buku tentang
komedi, kisah lucu, atau motivasi yang membuat pikiran jauh lebih tenang.
Itulah 11 cara mengendalikan emosi berlebihan yang dapat kamu coba. Emosi yang
berlebihan tidak baik untuk diri dan orang di sekitarmu. Kamu perlu
mengendalikan emosi untuk mencegah kondisi menjadi lebih buruk.
Temukan Artikel yang Kalian Butuhkan di Sini @ www.vvyou.com
.png)