Cara Membedakan Kalimat Fakta dan Opini pada Teks Editorial

 Cara Membedakan Kalimat Fakta dan Opini pada Teks Editorial

Pengertian Teks Editorial

Teks editorial merupakan artikel utama yang ditulis oleh redaktur koran yang memuat pandangan redaksi terhadap suatu peristiwa aktual. Teks editorial biasa pula disebut sebagai tajuk rencana, teks ini juga diasumsikan sebagai pandangan sekaligus sikap institusi media masa terhadap peritiwa yang menjadi sorotan publik.

Teks editorial  harus memuat fakta, atau opini-opini yang dutis dalam teks editorial berdasarkan referensi fakta aktual dari sebuah berita.

Bagaimana perbedaan fakta dan opini?

Fakta merupakan hal, peristiwa, dan keadaan yang merupakan kenyataan atau benar-benar terjadi. Fakta berarti juga sebagai potretan tentang suatu keadaan atau peristiwa.

Fakta pada teks editorial merupakan data-data yang berkaitan erat dengan topik atau berita yang dibahas. Kalimat fakta itu berisikan informasi.

Dengan adanya fakta maka sesungguhnya teks editorial tidak mudah dibantah atau dianggap tidak benar. Terdapatnya fakta pada teks editorial berfungsi juga untuk meyakinkan pendengar, pembaca bahwa yang disampikan itu adalah benar.

Contoh :

a.    Pada bulan September 2022 Pertamina menaikkan harga Pertalite Ron 90 lebih dari 25%.

b.   Harga emas Antam mengalami kenaikkan sebesar 23% pada bulan Oktober 2022.

c.    Negara Indonesia pernah mengalami inflasi pada tahun 1998.

Opini merupakan pendapat penulis dalam menaggapi suatu permasalah yang diangkat dalam teks editorial. Opini ini biasanya dituliskan dalam bentuk penilaian, kritik, prediksi, harapan dan saran. Yang perlu kamu ketahui bahwa, opini dalam teks editorial ini harus didasrkan pada fakta yang dituliskan pula.

Contoh:

a.    Kenaikan harga Pertalite pada September 2022 itu hanya akan memberikan dampak buruk terhadap perekonomian rakyat.

b.   Pada bulan Oktober 2022 harga emas Antam pasti akan turun lagi sebesar 15% karena Rupiah menguat.

c.    Indonesia bisa terancam Resesi di tahun 2024 dikarenakan ekonomi memburuk. 


#bahasaindonesia 

#kalimatfakta 

#kalimatopini 

#tekseditorial 

#


k


7 Alasan Mengapa Vidio YouTube Kamu Sepi Penonton

 7 Alasan Mengapa Vidio YouTube Kamu Sepi Penonton   7 Alasan Mengapa Vidio YouTube Kamu Sepi Penonton Tahu nggak?! Setiap bulan, YouTub...